Berbagai Fungsi Bahan Kosmetik Yang Harus Diketahui

fungsi bahan kosmetik

Berbagai Fungsi Bahan Kosmetik Yang Harus Diketahui – Apa yang harus diperhatikan saat membeli perawatan kulit? Yang nomor satu pasti harus tau jenis kulit (normal, berminyak, kering, kombinasi) dan skin concern (jerawat, penuaan, sensitif, kusam, dan sebagainya). Setelah itu, biasakan membaca daftar kandungan produk sebelum membeli. Berikut berbagai Fungsi Bahan Kosmetik yang wajib diketahui untuk mengetahui apakah kosmetik yang anda gunakan aman atau tidak.

Fungsi Bahan Kosmetik
Fungsi Bahan Kosmetik

Berbagai Fungsi Bahan Kosmetik

Tocopheryl Acetate

Menunjukkan kandungan vitamin e sintetis dalam produk. Menurut banyak sumber, tokoferil asetat lebih kecil kemungkinannya menyebabkan jerawat dibandingkan tokoferol alias vitamin e alami.

Cetearil Alkohol

Alkohol alami dari tumbuh-tumbuhan, maupun sintetis, yang berfungsi menyatukan minyak dan air dalam campuran bahan dasar perawatan kulit. Aman digunakan sebagai kosmetik.

Fungsi Bahan Kosmetik Gliserin

Diambil dari tumbuhan, hewan dan sintetis, berfungsi untuk menahan kadar air di kulit. Tubuh manusia juga secara alami memiliki gliserin untuk menjaga kulit agar tidak kering. Bagus untuk semua jenis kulit.

Xanthan Gum

Terbuat dari gula, berfungsi sebagai pengawet dan pengental dalam perawatan kulit, serta sedikit manfaat conditioning.

Shea Butter

Lemak kacang dari tumbuhan asal afrika, populer sebagai pelembab kulit kering. Hati-hati bagi pemilik kulit yang cenderung menyumbat, shea butter mengandung asam oleat yang tinggi, yang (bukan berarti pasti) dapat memicu produksi sebum yang lebih kental, sehingga berpotensi menyumbat pori-pori. Tapi masalah ini lebih ke kulit wajah.

Niacinamide

Nama lain vitamin b3 dalam perawatan kulit. Bermanfaat sebagai pencerah, antiradang dan antioksidan bagi kulit. Salah satu bahan favorit saya! Niacinamide akan efektif jika digunakan dalam konsentrasi minimal 4%. Sejumlah produk terjangkau mengandung vitamin b3.

Fungsi Bahan Kosmetik Mineral Oil

Minyak bening yang diekstraksi dari lapisan bumi dan disuling, digunakan dalam perawatan kulit sebagai pelembab. Meski efektif, bahan ini cukup kontroversial karena harganya yang murah sehingga sering “disalahgunakan” sebagai bahan pengisi padahal banyak bahan pelembab lain yang jauh lebih bernutrisi untuk kulit.

Salicylic Acid

Asam yang membantu mengangkat sel kulit mati dan bekerja lebih dalam ke lapisan kulit. Cocok untuk membantu masalah jerawat dan komedo.

Fungsi Bahan Kosmetik Titanium Dioxide

Mineral alami bumi yang biasa digunakan dalam skincare dan makeup sebagai physical sunscreen alias melindungi kulit dari sinar uv a dan b dengan cara memantulkannya ke kulit. Cocok untuk kulit sensitif.

Sulfat

Sodium lauryl sulfate, ammonium lauryl sulfate, sodium laureth sulfate, dan ammonium laureth sulfate adalah berbagai sulfat yang banyak digunakan sebagai bahan pembusa atau deterjen untuk menghilangkan minyak dari kulit atau rambut. Efektif, tetapi dapat menyebabkan kulit kering dan iritasi. Hindari perawatan kulit jika muncul di bagian atas daftar bahan.

Fungsi Bahan Kosmetik Retinol

Retinol banyak ditemukan pada produk perawatan wajah seperti serum dan toner. Retinol merupakan produk turunan dari vitamin a yang dapat meningkatkan jumlah kolagen kulit sehingga membuat kulit lebih kenyal dan mampu mengurangi garis halus. Beberapa produk retinol memiliki jenis yang lebih kuat, seperti tretinoin yang berfungsi untuk memperlambat penuaan dini dan mengatasi jerawat.

Hyaluronic Acid

Salah satu bahan aktif paling umum dalam perawatan kulit adalah asam hialuronat. Bahan ini berfungsi memperbaiki sel kulit, menghidrasi dan melembabkan serta mengencangkan kulit. Seringkali bahan ini menjadi bahan utama pelembab dan serum karena fungsinya.

Alpha Lipoic Acid

Antioksidan adalah bahan yang sering ada dalam komposisi sebuah perawatan kulit. Salah satu antioksidan alami yang diproduksi oleh tubuh yaitu alpha lipoic acid juga sering digunakan dalam perawatan kulit. Biasanya bahan ini didapat dari buah-buahan dan sayuran. Penyerapannya ke dalam kulit relatif mudah, selain itu juga dapat mencerahkan wajah dan meningkatkan kadar antioksidan lainnya.

Baca juga: Penyebab Kulit Berjerawat Akibat Menggunakan Sunscreen

Alpha Hidroxy Acid

Produk yang mengandung asam alfa hidroksi sangat populer akhir-akhir ini. Fungsi dari bahan aktif ini adalah untuk mengurangi jerawat, mengatasi kulit kusam, meratakan warna kulit dan mengurangi garis halus. Biasanya bahan ini ada dalam skincare berupa toner dan berguna untuk pengelupasan kulit. Oleh karena itu penggunaannya tidak boleh terlalu sering dan harus mengikuti anjuran. Asam alfa hidroksi termasuk dalam kelompok asam glikolat.

Demikian ulasan tentang Berbagai Fungsi Bahan Kosmetik Yang Harus Diketahui,semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *